Tuesday, 12 January 2016

Seketika

Semalam
Kita bergelak tawa
Bagai dunia kita yang punya

Sekelip
Segalanya berubah
Nyata menerpa tanpa amaran
Hakiki datang tanpa pengetahuan

Hidup hari ini
Bahagia hari ini
Bukan selamanya ke hari mendatang

Kita hanya musafir diperjalanan
Hanya Tuhan menentukan

Derap langkah
Titik tiba
Titis keringat
Semuanya hitungan di alam seterunya

Kita mampu berharap
Mahupun menjadi merak kayangan
Tapi Tuhan lebih mengetahui
Segala langit dan bumi
Melitupi seluruh alami

Moga esok kita masih tersenyum
Walau hiba menghinggap
Biarlah ia seketika
Buat pedoman bersama
Tersemat hakikat
Berselit hikmat

Tuhan Maha Mengetahui

- embun

Dedicated to my friend who her father has died this morning. Inna lillah wa inna ilaihi rajiun.

No comments:

Post a Comment

okey, aku tahu yang inda ramai orang akan komen di sini.. by the way, thanks.. tapi, tolong pastikan, no harsh word yaa..